Dominasi Tripoin dalam NBA Modern

Perkembangan permainan NBA dalam dua dekade terakhir menunjukkan perubahan signifikan dalam cara tim membangun strategi serangan. Tembakan tripoin kini menjadi senjata utama, bukan lagi sekadar opsi tambahan. Efisiensi, spacing, dan volume tembakan jarak jauh menjadi faktor penentu kemenangan di NBA modern.

Tidak mengherankan jika daftar 10 besar pencetak tripoin terbanyak sepanjang masa NBA kini didominasi oleh pemain-pemain dari era modern. Menariknya, tujuh dari sepuluh pemain tersebut masih aktif bermain hingga musim NBA 2025/2026, sehingga posisi dalam daftar ini masih sangat dinamis.

Salah satu momen terbaru terjadi ketika Kevin Durant resmi masuk 10 besar pencetak tripoin sepanjang masa, menggeser legenda NBA Vince Carter.


Kevin Durant Resmi Masuk 10 Besar Pencetak Tripoin NBA

Kevin Durant mencatatkan tonggak sejarah baru dalam kariernya saat berlaga melawan San Antonio Spurs pada Kamis, 29 Januari 2026. Dua tembakan tripoin yang ia lesakkan dalam pertandingan tersebut membuat Durant mengoleksi 2.292 tripoin sepanjang karier NBA-nya, cukup untuk menempati peringkat ke-10 sepanjang masa.

Meski dikenal sebagai pemain dengan tinggi badan dan kemampuan mencetak poin di area mid-range, Durant telah membuktikan dirinya sebagai penembak jarak jauh yang konsisten. Keberhasilannya masuk 10 besar menegaskan bahwa Durant bukan hanya scorer elit, tetapi juga salah satu shooter paling efektif dalam sejarah NBA.


Paul George di Posisi Kesembilan, Dekati Kyle Korver

Di atas Kevin Durant, terdapat nama Paul George yang saat ini menempati peringkat ke-9 pencetak tripoin terbanyak sepanjang masa NBA. Hingga 29 Januari 2026, George telah mencatatkan 2.414 tripoin.

Keunggulan Paul George terletak pada konsistensi dan volume tembakan dalam waktu yang relatif singkat. Ia hanya membutuhkan 37 tripoin tambahan untuk melewati Kyle Korver yang sudah pensiun dan naik ke posisi kedelapan. Dengan kondisi fisik yang masih prima, peluang George untuk naik peringkat sangat terbuka, selama ia mampu terhindar dari cedera.


LeBron James Masuk Enam Besar Meski Bukan Shooter Murni

Nama LeBron James hampir selalu muncul dalam daftar statistik elite NBA, dan kategori tripoin tidak terkecuali. Hingga akhir Januari 2026, LeBron telah mengoleksi 2.602 tripoin, menempatkannya di posisi keenam sepanjang masa.

Menariknya, LeBron bukanlah penembak tripoin murni seperti Curry atau Thompson. Namun, umur panjang karier dan adaptasi gaya bermain membuatnya mampu mengumpulkan angka tripoin yang sangat besar. Meski demikian, jarak dengan pemain di atasnya cukup jauh, sehingga posisinya diprediksi relatif aman hingga akhir karier.

Dengan spekulasi pensiun setelah musim NBA 2025/2026, torehan tripoin LeBron kemungkinan tidak akan banyak berubah.


Cedera Membuat Damian Lillard Turun ke Posisi Kelima

Damian Lillard sebenarnya sempat menduduki posisi keempat dalam daftar pencetak tripoin terbanyak sepanjang masa. Namun, cedera Achilles yang dialaminya membuat Lillard harus menepi sepanjang musim NBA 2025/2026.

Akibat absennya tersebut, perolehan tripoin Lillard terhenti di angka 2.804 tripoin, membuatnya turun ke peringkat kelima per 29 Januari 2026. Kondisi ini tentu disayangkan, mengingat Lillard dikenal sebagai salah satu penembak clutch terbaik dalam sejarah NBA.

Sekalipun ia kembali bermain di musim mendatang, merebut kembali posisi keempat bukanlah tugas mudah mengingat ketatnya persaingan di papan atas.


Klay Thompson Bangkit dan Naik ke Posisi Keempat

Pemain yang diuntungkan dari absennya Damian Lillard adalah Klay Thompson. Guard Golden State Warriors ini berhasil naik ke peringkat keempat pencetak tripoin terbanyak sepanjang masa NBA dengan total 2.823 tripoin.

Pencapaian ini terasa sangat istimewa mengingat Thompson sempat absen hampir dua musim penuh akibat cedera parah pada periode 2019–2021. Kebangkitannya menjadi bukti ketangguhan mental dan kualitas tembakan yang luar biasa.

Thompson bahkan berpeluang mengejar Ray Allen di posisi ketiga, dengan jarak sekitar 150 tripoin. Namun, target tersebut dinilai cukup berat untuk dicapai dalam satu musim penuh.


James Harden Kokoh di Posisi Kedua

Di peringkat kedua, terdapat James Harden, salah satu scorer dan shooter paling produktif dalam sejarah NBA. Hingga 29 Januari 2026, Harden telah mencatatkan 3.306 tripoin sepanjang kariernya.

Meski kecil kemungkinan bagi Harden untuk mengejar posisi pertama, ia hampir pasti akan mengakhiri karier sebagai pencetak tripoin terbanyak kedua sepanjang masa. Kemampuannya menciptakan tembakan sendiri dan volume percobaan yang tinggi menjadi faktor utama dalam pencapaiannya.


Stephen Curry Tak Tertandingi di Puncak Daftar

Tak ada kejutan di posisi pertama. Stephen Curry masih berdiri kokoh sebagai pencetak tripoin terbanyak sepanjang masa NBA. Hingga akhir Januari 2026, Curry telah mengoleksi 4.229 tripoin, selisih yang sangat jauh dari para pesaingnya.

Sebagai pemain yang merevolusi cara bermain NBA, Curry tidak hanya memecahkan rekor, tetapi juga mengubah filosofi permainan basket modern. Dengan performa yang masih konsisten, Curry diprediksi akan mempertahankan posisi puncak ini dalam waktu yang sangat lama.


Kesimpulan: Era Emas Penembak Tripoin NBA

Masuknya tujuh pemain aktif ke dalam daftar 10 besar pencetak tripoin terbanyak sepanjang masa menegaskan bahwa NBA modern adalah era dominasi tembakan jarak jauh. Evolusi strategi, peningkatan skill individu, dan perubahan tempo permainan membuat rekor-rekor lama terus bergeser.

Dengan masih aktifnya pemain-pemain seperti Curry, Harden, Thompson, Durant, dan Paul George, daftar ini masih berpotensi berubah dalam beberapa musim ke depan. Namun satu hal yang pasti, tripoin kini menjadi elemen paling krusial dalam identitas NBA modern.

Info berita selengkapnya klik link.

Share this post

Related posts