Kejutan Cedera di Ambang All-Star Weekend 2026
NBA All-Star Weekend 2026 di Intuit Dome, California, harus kehilangan salah satu daya tarik utamanya di kompetisi Rising Stars. Cooper Flagg, pilihan nomor satu NBA Draft 2025 yang kini membela Dallas Mavericks, secara resmi dinyatakan absen dari rangkaian acara akhir pekan ini karena cedera.
Berdasarkan pengumuman resmi tim pada hari Rabu, Flagg telah menjalani pemeriksaan MRI yang menunjukkan adanya cedera left midfoot sprain (keseleo kaki kiri bagian tengah). Meskipun kabar ini mengecewakan bagi para penggemar yang menantikan aksinya, tim medis memberikan catatan optimis bahwa Flagg tidak diperkirakan akan absen lebih lama di luar jadwal All-Star.
Ace Bailey: Dari Utah Jazz Menuju Panggung Rising Stars
NBA tidak membiarkan kekosongan ini bertahan lama. Forward Utah Jazz, Ace Bailey, telah ditunjuk secara resmi untuk menggantikan posisi Flagg di tim bentukan legenda NBA, Carmelo Anthony (Team Melo).
Penunjukan Bailey dianggap sangat tepat mengingat ia adalah rival terdekat Flagg sejak masa sekolah menengah hingga draft tahun lalu. Bailey terpilih di urutan ke-5 secara keseluruhan oleh Jazz, hanya berselisih empat posisi dari Flagg. Seperti halnya Flagg di Duke, Bailey juga hanya menghabiskan satu musim di universitas (Rutgers) sebelum melompat ke level profesional.
Perbandingan Profil dan Adaptasi Rookie
Meskipun keduanya masuk dalam daftar pemain muda paling berbakat, perjalanan mereka di musim perdana ini memiliki dinamika yang berbeda:
- Cooper Flagg (Mavericks): Langsung menjadi tumpuan utama serangan Dallas dengan usage rate mencapai 24,7%. Ia memimpin perolehan poin tim dengan statistik impresif: 20,4 poin, 6,6 rebound, dan 4,1 assist per pertandingan.
- Ace Bailey (Jazz): Memulai musim dengan adaptasi yang lebih bertahap. Meskipun telah menjadi starter dalam 37 dari 48 pertandingan, usage rate-nya berada di angka 18,7%. Bailey sempat mengalami hambatan di awal karena drama manajemen pribadi sebelum akhirnya berpisah dengan manajernya yang kontroversial.
Analisis Statistik: Mengapa Ace Bailey Layak Menjadi All-Star?
Meski statistiknya tidak se-eksplosif Flagg di atas kertas, Ace Bailey menunjukkan perkembangan yang luar biasa, terutama dalam beberapa pekan terakhir. Berikut adalah perbandingan performa kedua pemain tersebut di musim 2025-2026:
| Statistik | Cooper Flagg (DAL) | Ace Bailey (UTA) |
| Poin per Game | 20,4 | 11,6 |
| Rebound per Game | 6,6 | 3,8 |
| Assist per Game | 4,1 | 1,7 |
| Akurasi Tembakan (FG%) | 48,2% | 44,9% |
| Akurasi 3 Poin (3P%) | 30,2% | 34,3% |
Bailey telah mencetak lebih dari 20 poin dalam tujuh kesempatan musim ini, di mana empat di antaranya terjadi hanya dalam 12 pertandingan terakhir. Fleksibilitasnya sebagai forward modern yang mampu menembak dari jarak jauh (34,3% akurasi tripoin) menjadikannya ancaman serius bagi lawan di ajang Rising Stars nanti. Lebih jauh lagi, pemain berusia 19 tahun ini baru saja mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda dalam sejarah Jazz yang berhasil mencapai 500 poin karier.
Dampak Taktis Bagi Dallas Mavericks dan Masa Depan Flagg
Bagi Dallas Mavericks, absennya Flagg di All-Star Weekend bisa dikatakan sebagai “berkah tersembunyi” dalam hal pemulihan. Tim asuhan Jason Kidd ini sedang dalam kondisi kritis setelah menelan delapan kekalahan beruntun dan terpuruk di peringkat ke-12 Wilayah Barat dengan rekor 19-34.
Tanpa Flagg, Mavericks dijadwalkan menghadapi Los Angeles Lakers pada hari Kamis (12/2/2026) waktu setempat. Namun, jeda All-Star memberikan waktu lebih dari satu minggu bagi Flagg untuk memulihkan kakinya sebelum Mavericks kembali bertanding melawan Minnesota Timberwolves pada 20 Februari 2026.
Tim MacMahon dari ESPN melaporkan bahwa manajemen Mavericks tidak merasa khawatir akan dampak jangka panjang dari cedera ini. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan sang pemain pilihan nomor satu ini benar-benar bugar untuk mencoba mengejar ketertinggalan poin di sisa musim reguler guna menghindari kegagalan ke babak playoff untuk tahun kedua berturut-turut.
Konteks Wilayah Barat: Persaingan Tim Papan Bawah
Menarik untuk melihat bahwa kedua pemain Rising Stars ini membela tim yang saat ini menghuni papan bawah Wilayah Barat:
- Dallas Mavericks: Peringkat 12 (19-34), berjuang menghentikan tren negatif 8 kekalahan beruntun.
- Utah Jazz: Peringkat 13 (18-37), tertinggal tipis di belakang Mavericks dalam tabel klasemen.
Meskipun performa tim mereka secara keseluruhan sedang lesu, baik Flagg maupun Bailey merupakan inti dari rencana masa depan masing-masing organisasi. Penampilan Bailey di Rising Stars bukan hanya pengganti formalitas, melainkan validasi atas progres yang ia buat di Salt Lake City setelah awal musim yang penuh tantangan.
Penutup: Menanti Debut Ace Bailey di Team Melo
Ace Bailey kini bersiap untuk bergabung dengan talenta muda terbaik lainnya di bawah bimbingan pelatih Carmelo Anthony di Intuit Dome. Kesempatan ini menjadi panggung besar bagi Bailey untuk menunjukkan bahwa ia bukan sekadar alternatif, melainkan ancaman nyata bagi gelar Rookie of the Year bersama Flagg.
Sementara itu, para penggemar Mavericks berharap pemulihan Flagg berjalan mulus. Mengingat penampilannya yang dominan dengan mencetak 27 poin saat melawan Phoenix Suns di pertandingan terakhirnya, kontribusi Flagg sangat dinantikan untuk menyelamatkan musim Dallas.
Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan cedera pemain dan bursa transfer NBA lainnya, klik di sini untuk berita NBA lainnya.


